Thursday, 29 March 2012

Izinkan Aku Mencintai-Mu

Yaa ALLAH. .
Yaa Rahman, terima kasih atas segalanya yang telah kau berikan padaku. .
Yaa Rahiim, terima kasih telah menyayangiku dengan memberiku orang-orang yg sangat sayang kepadaku. .
Terima kasih untuk segala cintaMU kepadaku. .
.
Jika tak ada lagi orang yang dapat menjadi tempat hamba mengadu, kapada siapa lagi hamba mengadu jika bukan kepadaMU.
Di saat hamba jatuh, genggam tangan hamba dan bangunkan hamba.

Jika hamba tersesat, tunjukan hamba arah mana yg terbaik.
Jika hamba lalai, tegur hamba.
Jika hamba lupa, ingatkan hamba kepadaMU.

Yaa Allah, hamba tau hamba ini hanyalah makhlukmu yg hina.

Namun, izinkan hamba untuk mencintaiMu.
Izinkan aku mencintaimu dengan sederhana.
Sesederhana hambamu ini.
Mencintai seseorang sering membuatku tersiksa.
Namun, mencintaiMU adalah nikmat tak terhingga.
MencintaiMU adalah kesejukan.
MencintaiMU adalah kedamaian.
Izinkan hamba untku selalu dekat dnganMU.
Merasakan indahnya cintaMU.

Terimalah Cinta hambaMU yg hina ini.
Bimbing hamba untuk bisa menjadi hamba yg terbaik di sisiMU.
Teguhkan hamba untuk selalu mencintaiMU dan RasulMU.
Bimbing hamba untuk dapat mencintai seseorang karenaMU.
Beri pula hamba seseorang yg dapat mencintaiku hamba karenaMU.

Aamiin.


Be Happy

Berbahagialah!
Kamu adalah seorang Muslim.
Islam adalah agama yang menjadi anugerah terbesar dari-Nya. Maka berbahagialah. :)

Kamu punya orang tua.

Kamu tidak harus tinggal di panti atau terlantar di jalan raya tanpa orang tua, maka berbahagialah. :)

Fisikmu sempurna.

Di luar sana banyak orang-orang yg tubuhnya cacat. Lihat dirimu, sempurna tanpa kekurangan apapun.
Maka bersyukurlah dan kamu akan bahagia. :)

Kamu bisa bernapas dengan mudah dan gratis. 
Karena masih banyak orang yg harus bernapas dengan bantuan tabung oksigen. Bersyukurlah. :)

Kamu punya banyak teman.

Bayangkan jika di dunia ini kamu hanya sendiri tanpa siapapun yg ingin berteman denganmu. Merasa kesepian dalam keramaian. Maka berbahagialah karena kamu punya banyak teman. Tentunya teman yg selalu mengingatkanmu jika kamu salah, bukan yg mendukungmu hanya untuk mendapatkan simpatimu. :)

Kamu punya mimpi.

Di dunia ini tanpa mimpi dan semangat, kita akan mati.
Bahagialah karena kamu punya mimpi. Yang membuatmu bersemangat untuk mewujudkannya. Yang membuatmu semangat untuk menjalani hidup ini. :)

Kamu punya cinta.

Cinta merupakan anugerah dari-Nya. Cinta merupakan fitrah-Nya. Berbahagialah karena kamu bisa merasakan fitrah itu. :)

Dan masih banyak anugerah-Nya yang patut kamu syukuri. Oleh karena itu, tak ada alasan yang membuat kita untuk tidak BAHAGIA. :)

Tuesday, 27 March 2012

Masa Lalu, Sekarang, dan Masa Depan

Selama kita hidup, pernahkah kita merenung tentang hal-hal yang udah kita lewati, tepatnya MASA LALU? Atau pernahkah kita memikirkan apa dan bagaimana MASA DEPAN kita kelak?

Ada 3 masa yang ku kenal, yaitu Masa Lalu, Masa Sekarang dan Masa Depan.


MASA LALU. Satu detik saja yang sudah berlalu, itu sudah disebut Masa Lalu. Entah itu pahit atau manis, asam atau asin, gurih atau eneg, tumis atau berkuah (nah loh?) hehe. Back to the topic! Eem, sepahit apapun masa lalu, gak ada yang bisa mengubahnya ataupun menghapusnya. Karena, gak akan ada Masa Sekarang tanpa adanya masa Lalu. Begitu juga kalo masa lalu kita lebih membahagiakan dari masa sekarang. Egois jika kita ingin kembali lagi ke masa lalu. Karena, gak semua orang bahagia pada saat itu. Intinya -- bahagia atau tidak -- semua itu sudah berlalu. Tinggal bagaimana kita mau bersyukur dan mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang kita alami di masa itu. :)

.
MASA SEKARANG, masa yang saat ini sedang kita alami (dalam Bahasa Inggris disebut Continuous tense :D). Apa dan bagaimana keputusan dan sikap yg kita ambil atau perbuat sekarang, itulah yg akan menentukan Masa Depan kita kelak. Ibarat kate nih yee, kalo loe kagak pengen lulus ya kagak usah belajar! Kalo loe pengen lulus, loe harus belajar giat. Sikap positif yang kita ambil sekarang insya Allah membuat masa depan kita juga positip. Begitupun sebaliknya. :)
.
MASA DEPAN (Future tense) !
Ini nih yang sering kupikirin! Bagaimana masa depanku kelak? Cerah atau suram? Bisakah aku mewujudkan cita-citaku? Bisa gak ya aku membahagiakan orang tuaku? Bagaimana dengn temanku? Jika berpisah, mungkinkah di masa depan akan bertemu kembali? Bagaimana dengan jodohku? Akankah umurku sampai pada masa depan kelak saat cita-citaku terwujud? Dan masih segudang pertanyaan lagi di benakku.
Aku PENASARAN dengan masa depanku. Yang ku lakukan saat ini hanya bisa berusaha, berdoa dan bermimpi. Itu bekalku untuk masa depanku kelak.
Sekali lagi, aku PENASARAN dengan masa depanku

        Terima kasih buat semua yang sudah nyumbangin pelajaran dalam hidupku. Pahit ataupun manis. Sakit ataupun bahagia. Semua itu sangat berarti untuk hidupku.

Say No to Patah Hati



Setiap orang pasti pernah merasakan jatuh cinta pada lawan jenis. Rasanya indaaah banget. Semua terasa manis. Makanan atau minuman sepahit apapun terasa manis. Dipukul pun tak sakit. (Lebay).

Seperti yang udah kita tau, bahwa setiap keputusan yang kita ambil pasti ada konsekuensinya. Sama seperti jatuh cinta. Berani jatuh cinta, berarti harus berani menerima segala resiko, termasuk PATAH HATI.



Patah hati itu apa sih?
Entahlah dari mana asal dua kata yang terdiri dari Sembilan huruf itu. Padahal, kalau dipikir-pikir kan saying banget. Kita Cuma dikaruniakan satu hati oleh Allah. Gak bersyukur banget kalo kita mematahkannya begitu saja. Tapi, percaya atau tidak, aku pernah merasakan perasaan itu, ya PATAH HATI. Ketika patah hati, semua seakan terasa hampa. Hati menjadi remuk, hancur lebur berantakan *bruuk*. Kupikir dalam suasana hati seperti apapun, aku masih bisa makan dengan enak. Ternyata eh ternyata, patah hati membuat nafsu makan hilang entah kemana. Berat badan turun drastis *Alhamdulillah*. Penderitaan gak Cuma sampai di situ. Ketika duduk sendirian di kamar atau di tempat sepi  mana pun bayangan sang Mantan selalu menghantui. Kalian udah bisa nebak kan apa yang terjadi saat itu? Ya, benar! Nangis Bombay dan gak berhenti sampai mata bengkak. Tapi, Alhamdulillah itu gak bertahan lama. Karena aku sadar, aku masih punya Allah, keluarga, dan sahabat yang menyayangiku. :D. aku masih ingat pesan mama saat itu. “Kalau kamu gak punya cita-cita, yaudah gapapa tangisi aja dia sampai kamu sakit, sampai sekolahmu berantakan. Itu pilihanmu. Tapi, kalo kamu punya cita-cita, jangan tangisi lagi. Bangkit! Dia punya jalannya sendiri dan kamu juga.” 
Kata-kata itu tak akan pernah kulupakan.

Sorry, jadi curcol. :D
Back to the topic. Kita semua pasti gak pengen merasakan patah hati. Apalagi kalo patah hati karena dikhianati. Tapi, yasudahlah itu telah terjadi. Sekali lagi, itu konsekuensi yang harus kita terima. Sekarang tinggal gimana kita mau menyikapinya. Kalu iman ciut, alamat pasti langsung bunuh diri. Tapi, kalo iman kita kuat, kita pasti bisa mengambil hikmah dari patah hati itu.
·         1. Terlepas dari ikatan yang tidak membahagiakan.
Kata seorang teman, “Cinta itu bahagia. Kalau kamu selalu bersedih dan terluka, lepaskan saja.”
Saat patah hati, coba kamu renungkan. Waktu kamu pacaran, kamu lebih sering bahagia atau menangis? Kalo jawabannya lebih banyak nangis, bersyukurlah. Allah telah menyelamatkanmu.
·         2. He’s not the best for Me
Lelaki yang benar-benar baik gak akan mengajak kamu untuk pacaran. Dia akan menyimpan perasaannya sampai saatnya tiba menjadikanmua halal untuknya. Apalagi untuk nyakitin kamu. Dia akan berpikir 1000x untuk melakukan itu. Karena dia sadar bahwa wanita itu makhluk yang harus dimuliakan. Sama seperti ibunya.
·         3. Masih banyak yang menyayangi kita
Coba renungin penggalan lagu ini:
“Dunia belum berakhir bila kau putuskan aku, masih banyak temanku di sini menemaniku”
Saat kamu patah hati, bukan berarti kamu sendiri di dunia ini. Lihatlah lebih dekat bahwa kamu masih punya Allah dan banyak orang yang menyayangimu. Mereka akan selalu ada untukmu dan menghiburmu. Lebih sedih mana, kehilanngan pacar yang bukan berarti jodoh kita atau kehilangan orang tua dan semua orang yang menyayangimu? Hayoo!
·         4. Kembali ke jalan-Nya
Mungkin saat kamu pacaran, waktumu lebih banyak tersita untuk si doi dan kamu sering mengabaikan-Nya. Allah itu pencemburu, kawan. Dia gak ingin cinta kita kepada makhluk-Nya lebih besar dibanding kepada-Nya. makanya dia mengambil orang yang kita cintai itu. Semua itu karena Allah menyayangi kita. Semua itu agar kita sadar dan kembali ke jalan-Nya. sadar bahwa hanya Dia-lah Sang Maha Cinta. Cinta-Nya lebih besar dari cinta seorang kekasih. Percayalah!

Udah tau hikmahnya kan? Mungkin teman bisa nambahin sendiri apa aja hikah yang kalian dapat dari patah hati.  Yang harus kita lakukan sekarang adalah besyukur. Bersyukur karena diberi fitrah untuk merasakan cinta. Walaupun pada orang yang tidak tepat. Selain itu, yuk kita membenahi diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Semoga Allah memberikan kita seseorang yang baik pula. Aamiin.
 Allah berfirman dalam Q.s. An-Nur: 26.
Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik pula.”

Ayat di atas adalah janji Allah. Dan janji Allah benar adanya. Percayalah! So, Say no to PATAH HATI.^^