Friday, 22 March 2013

Pelajaran di Pagi Hari

Belajar itu bisa dari siapa aja dan kapan aja. Kadang kita justru tidak menyadari bahwa hal kecil pun bisa mendatangkan hikmah. Hari ini aku belajar. Belajar dari dua anak lelaki. Pagi itu, saat aku baru turun dari angkutan umum, aku melihat mereka berkeliaran di tepi jalan. Mereka sedang mengambil kardus bekas. “Mungkin mereka adalah pemulung”, pikirku. Tapi ternyata dugaanku sedikit meleset. Jadi, gini, di tepi jalan itu kan berjejer toko-toko. Di situ ada dua kios pulsa.  Nah, di situlah orang-orang sering singgah untuk beli pulsa. Saat itulah dua anak itu beraksi. Eits, jangan mikir aneh2 ya? Maksudnya, mereka langsung menaruh potongan kardus itu di atas jok motor pengendara. Istilahnya tukang parkir liar. Kalau sedang beruntung – dan kalo yang punya motor itu berbaik hati – mereka diberi uang. Nah kalo nggak, yaudah, mereka cari ‘pangsa’ baru. Awalnya, aku hanya memperhatikan mereka dari kejauhan – sambil tertawa. Penasaran, pelan aku mendekati mereka. Mulai bertanya,

“Dek, sini deh.” 

“Apa, kak?” 

“Kamu gak sekolah?”

“Sekolah, Kak. Masuk siang.”

“Owh syukurlah. Terus orang tua  kalian dimana?”

“Di rumah kak.”

“Owh, jadi disini ngapain?” pertanyaan bodoh. Jelas-jelas mereka nyari uang.

“Cari uang kak.” Tuh kan

“owh yaudah, ini untuk kalian. Bagi dua ya?” kataku sembari memberi mereka sedikit uang. Lega sekali melihat Mereka tersenyum

“Makasih kak.”

Setelah itu mereka tidak langsung kembali melanjutkan ‘aktivitas’, melainkan berdebat mengenai pembagian uang. Haha, lucu sekali.

Salut dengan mereka. Masih kecil, namun sudah pandai cari uang. Tentu uang yang halal. Bersyukur karena mereka masih bersekolah. Di luar sana, banyak anak-anak terlantar yang hidup di jalan dan tidak bersekolah.

Bersyukur lagi karena – meskipun dari keluarga yang sederhana – ketika kecil dulu hingga lulus SMA aku gak pernah repot-repot bekerja mencari uang. Tinggal bersekolah dengan rajin. Hanya itu. Terima kasih Tuhan karena telah membuat mata ini menjadi terbuka.. ^^

Oke, That’s All. Thanks for reading. Semua yang saya tulis ini semata-mata untuk berbagi. Semoga bisa mengambil hikmah dari kisah sederhana ini. Aamiin.