Kamu
percaya pada takdir? Aku percaya. Selalu berusaha percaya, tepatnya.
Hari
itu, bulan Oktober. Di Sabtu siang, hari yang seharusnya aku diam di rumah.
Menikmati liburan seperti Sabtu-Sabtuku yang biasanya. Tapi hari itu berbeda.
Aku harus ke perpustakaan untuk mengerjakan tugas kuliah bersama teman. Aku
selalu senang menuju tempat itu, tempat favoritku. Aku selalu – diam-diam –
berharap bisa bertemu dengannya di sana.
