Selamat Pagi, Maret..
Kita bertemu lagi. Ini Maret kedua puluh dalam hidupku. Maret kedua dalam penantianku. Iya, Aku masih sama seperti dulu. Masih setia dengan hal yang sama. Januari ku menanti, Februari ku merintih. Maret? Aku kembali menunggu, menantinya, bolehkah? Hmm, terima kasih untuk tak lelah memberiku kesempatan menunggu di sisi harimu. Kau tak marahkan aku menunggunya?
Tenang, aku takkan mengajakmu berlari seperti Februari. Tidak, aku lelah. Terima kasih sudah membebaskanku dari Februari yang menyesakkan. Aku berharap bisa bernapas lebih lega disisi harimu. Sesederhana itu. :')
No comments:
Post a Comment
Thank you for reading my post :)