Thursday, 13 March 2014

Kadang, Aku Ingin

Kadang, aku ingin bisa bertemu dengan seseorang di tempat favoritku di suatu hari tanpa nama. Kami saling bertukar senyum, saling menyapa, lalu kami mengobrol santai. Membicarakan banyak hal yang sudah terlewat semenjak kami berpisah. Menanyakan kabar ayah dan ibunya. Apakah mereka baik-baik saja? - meskipun nggak pernah bertemu dengan keduanya. Tapi bagiku itu perlu, karena dia penting bagiku, dan orang tuanya pun juga penting.

Kadang, aku ingin punya pasangan yang disebut 'pacar'. Saling menyapa di media sosial. Memanggilnya "sayang" tanpa memikirkan apakah orang lain akan risih dengan kami. Aku ingin berbagi setiap momentku bersamanya.

Sunday, 2 March 2014

Maret

Selamat Pagi, Maret..
Kita bertemu lagi. Ini Maret kedua puluh dalam hidupku. Maret kedua dalam penantianku. Iya, Aku masih sama seperti dulu. Masih setia dengan hal yang sama. Januari ku menanti, Februari ku merintih. Maret? Aku kembali menunggu, menantinya, bolehkah? Hmm, terima kasih untuk tak lelah memberiku kesempatan menunggu di sisi harimu. Kau tak marahkan aku menunggunya?

Tenang, aku takkan mengajakmu berlari seperti Februari. Tidak, aku lelah. Terima kasih sudah membebaskanku dari Februari yang menyesakkan. Aku berharap bisa bernapas lebih lega disisi harimu. Sesederhana itu. :')