Saturday, 28 February 2015

More than Just a Drama (?)

Berbicara tentang cinta… Em, apa itu cinta? Bagiku, cinta itu adalah cinta. Aku rasa aku tidak perlu mendeskripsikannya. Yang pasti, aku selalu tertarik tentang segala hal tentang cinta. Contohnya saja, aku sangat suka menonton film atau drama romantis. Tidak sedikit sahabatku mengejekku karena itu. Ya, karena banyak dari mereka lebih menyukai film horor daripada drama romantis. Mengapa aku menyukai drama romantis? Karena di dalamnya, aku menjadi percaya bahwa lelaki yang mencintai dengan tulus itu masih ada. Ya, meskipun belum menemukan, tapi setidaknya dengan percaya, ada sedikit sensasi menyenangkan di hati. Ada sedikit harap.

Wednesday, 4 February 2015

Berlari (Lagi)

“Apa impianmu?”

Tanyamu sambil memandang deru ombak sore itu. Iya, sore itu aku dan kamu sedang duduk di tepi pantai—kebiasaan kita. Duduk sambil menunggu sunset.

“Berlari.”

Jawabku dengan senyum—yang entah aku sendiri bingung mengapa aku tersenyum. Bagaimana aku tidak bingung? Aku sudah beberapa hari ini selalu murung. Seperti kehilangan arah. Aku, yang sudah lama sekali menyimpan semua sesak di hatiku. Hingga kamu datang. Entah bagaimana caranya, kamu membuatku berani mengeluarkan isi hatiku.